Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Desember 2015
Melepasmu ... Begitulah caraku mencintaimu
Melepasmu ...
Begitulah caraku mencintaimu
Memanglah terasa perih di kalbu
juga tak dipungkiri, diri selalu diusik rindu
Kadang kala rindu menjelma menjadi awan yang mendung
Dan sesekali menumpahkan airnya melalui mataku
Namun kuhanya bisa diam dan membisu
Sebab kutak ingin merusak penjagaan hatimu
Menjauhimu bukan berarti kau tak layak
Namun bukankah menjaga kesucian cinta lebih mulia
Dibanding saling melempar perhatian,
dengan perkara yang tak disukaiNya
Sekalipun itu fitrah
cinta itu anugrah dari yang Kuasa
Namun menyikapinya adalah mukhoyyar
Yang kelak akan dipertanggung jawabkan di hadapanNya
Untuk itu aku memilih memuliakan cinta
Menjauhkannya dari perbuatan nista
Dan Meletakannya sesuai aturan sang pencipta
Kini biarkanlah kumenemuimu dalam doa
Hingga Allah membuka jalan yang terindah
Untukmu dan Untukku
"Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah
maka Allah akan mengganti dengan yang lebih baik"
(HR. Bukhari & Muslim)
.
.
.
~MR~
#KeepItHalal
#SayNoToPacaran
Inspired by underblack
Selasa, 03 November 2015
Ukhti...aku iri denganmu
Kalau boleh
kukatakan sejujurnya bahwa aku sangat iri denganmu
Bagaimana
dirimu tetap istiqomah mengenakan hijab syar’i
Disaat
mereka tampil cantik dengan model hijab modern
dan terkini
Namun engkau
tampil sederhana, dan lebih mengutamakan syariat ilahi Rabbi
Bagaimana
dirimu menundukkan pandangan dari hal-hal yang tak semestinya
Kecantikanmu
tak terpampang dimana-mana
Karena engkau
lebih memilih menghindari pujian,
dibanding
menjadi fitnah dunia
Bagaimana dirimu
menghijabi diri dari yang tak semestinya
Disaat
mereka berbaur tanpa sekat dan asyik bercanda ria
Engkau lebih
memilih menjaga batasan kepada yang tak halal,
bahkan untuk
sekedar melalui dunia maya
Bagaimana
dirimu menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia
Padahal
tabiat seorang perempuan memang suka berbicara,
walau
terkadang tak dipilah-pilah
Namun engkau
lebih memilih membasahi lisanmu dengan dzikrullah
Bagaimana
dirimu begitu bijak dalam bersikap
Bahkan
memaafkan dan tersenyum kepada mereka,
yang telah
menyakitimu engkau sanggup
Padahal yang
kutahu kekecewaan di hati tak dapat semudah itu redup
Bagaimana
dirimu tetap sabar dan tabah
Walau ujian
tak henti menerpa
Namun aku
tak pernah mendapatimu mengeluh
Ajari aku
ukhti menjadi dirimu yang tetap Istiqomah di jalanNya
Menjadi
sebenar-benarnya muslimah
Yang tak
terperdaya dengan nikmatnya dunia
Semoga iriku
ini tak mengobarkan api neraka
Namun lebih
mendekatkanku meraih surgaNya
“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik
perhiasan adalah wanita solehah (HR.Muslim)”
.
.
.
~MR~
Kamis, 29 Oktober 2015
Tenanglah Rasa...
Dalam lamunan tiba tiba kutersadar
Adakah perasaan ini nyata?
Ataukah hanya bagian dari imajinasi belaka?
Wujudnya tak terlihat
Namun terasa sangat
Hingga kutakut hatiku kan terjerat
Tak kumenafikan
Bahwa hingga kini perasaan itu masih ada
Bukan kutak ingin mengungkapkan rasa dalam kata dan sikap yang ada
Namun sungguh kutakut Dia murka
Tenanglah rasa
Merasakan cinta itu fitrah
namun urusan hati jangan dibuat terburu buru
Sebab kutakutkan rasa ini hanyalah cinta semu
Janganlah sampai diri ini terperdaya dengan kesenangan yang menipu
Hingga izzah dan iffah tak lagi terjaga
Yang hanya akan membuat syetan tertawa dengan girangnya
Tenanglah rasa
Aku tak ingin dibuat terlena oleh angan-angan
Jika memang engkau adalah harapan
Biar kusandarkan hanya kepada sang Pemilik jiwa
Bukankah hatiku dan hatimu MilikNya?
Karena aku hanya mengharap Ridho-Nya
Sebab Dialah sang Maha Cinta
KetetapanNya tentulah yang terbaik
Untuk itu tenanglah rasa...
Hingga diri ini akan menjemput satu-satunya hati yang Dia Ridhoi...
.
.
.
~MR~
Adakah perasaan ini nyata?
Ataukah hanya bagian dari imajinasi belaka?
Wujudnya tak terlihat
Namun terasa sangat
Hingga kutakut hatiku kan terjerat
Tak kumenafikan
Bahwa hingga kini perasaan itu masih ada
Bukan kutak ingin mengungkapkan rasa dalam kata dan sikap yang ada
Namun sungguh kutakut Dia murka
Tenanglah rasa
Merasakan cinta itu fitrah
namun urusan hati jangan dibuat terburu buru
Sebab kutakutkan rasa ini hanyalah cinta semu
Janganlah sampai diri ini terperdaya dengan kesenangan yang menipu
Hingga izzah dan iffah tak lagi terjaga
Yang hanya akan membuat syetan tertawa dengan girangnya
Tenanglah rasa
Aku tak ingin dibuat terlena oleh angan-angan
Jika memang engkau adalah harapan
Biar kusandarkan hanya kepada sang Pemilik jiwa
Bukankah hatiku dan hatimu MilikNya?
Karena aku hanya mengharap Ridho-Nya
Sebab Dialah sang Maha Cinta
KetetapanNya tentulah yang terbaik
Untuk itu tenanglah rasa...
Hingga diri ini akan menjemput satu-satunya hati yang Dia Ridhoi...
.
.
.
~MR~
Pertemuan dan Perpisahan
Di dalam hidup kita
Ada banyak orang yang silih berganti
Ada yang datang, juga ada yang pergi
Ada yang dulunya dekat tiba-tiba pergi menjauh, pun sebaliknya
Dengannya berbagai kisah telah kita lewati
Apakah dia menjadi kenangan, atau hanya sebatas ingatan saja
Begitulah kehidupan
Sejatinya Allah mempertemukan hamba-hambaNya memiliki maksud dan tujuan yang baik
Siapapun mereka dalam kehidupan kita
Entah sebagai saudara, sahabat, guru, orang yg kita cintai bahkan orang yg begitu mengecewakan kita sekalipun
Semua memiliki porsinya masing-masing untuk mengajari kita sesuatu
Jalani saja...
dan Tetaplah Yakin bahwa rencana Allah adalah yang terbaik
~MR~
Ada banyak orang yang silih berganti
Ada yang datang, juga ada yang pergi
Ada yang dulunya dekat tiba-tiba pergi menjauh, pun sebaliknya
Dengannya berbagai kisah telah kita lewati
Apakah dia menjadi kenangan, atau hanya sebatas ingatan saja
Begitulah kehidupan
Sejatinya Allah mempertemukan hamba-hambaNya memiliki maksud dan tujuan yang baik
Siapapun mereka dalam kehidupan kita
Entah sebagai saudara, sahabat, guru, orang yg kita cintai bahkan orang yg begitu mengecewakan kita sekalipun
Semua memiliki porsinya masing-masing untuk mengajari kita sesuatu
Jalani saja...
dan Tetaplah Yakin bahwa rencana Allah adalah yang terbaik
~MR~
Langganan:
Postingan (Atom)

